Iklan Parepare.com

Weblog Iklan Lokal Jangkauan Global

Potret Bisnis Lokal Sorowako

Di Sorowako, industri pertambangan PT Inco tidak tumbuh sendiri. Kehadiran perusahaan penghasil nikel ini telah turut menggairahkan perekonomian daerah.  Beragam usaha masyarakat pun tumbuh subur dari tahun ke tahun. Aktivitas penambangan bijih nikel oleh PT Inco Sorowako selama 38 tahun, sedikit banyak telah membuka peluang bagi banyak pengusaha untuk meramaikan geliat perekonomian. Berbagai ladang usaha, baik formal maupun informal, mulai dari perdagangan umum, bisnis boga, penginapan, transportasi, pendidikan dan layanan jasa semakin berkembang sejurus dengan pertambahan populasi. Bahkan beberapa peluang usaha dibuka untuk menawarkan alternatif bagi masyarakat membelanjakan uangnya. Kondisi ini dibenarkan H. Jabir, pemilik toko Cewang yang memulai usaha sejak tahun 1975. “Usaha ini dibuka karena saya melihat peluang besar di Sorowako. Peluang ini berupa permintaan barang yang sifatnya mendesak dan terus meningkat seiring dengan keberadaan PT Inco dan kontraktor-kontraktor di daerah ini.” Hal senada diungkapkan oleh Herman TD, pemilik rumah makan lesehan Lembololo. “Perputaran uang di sini besar. Sementara daerah ini jauh dari perkotaan. Pilihan penduduk untuk mencari kebutuhan sehari-hari masih terbatas. Situasi ini membuat kami tertarik membuka usaha.” Sukiman, pedagang Bakso Mas Untung di Sorowako, menguatkan pendapat itu, “Sebelumnya saya dagang bakso di Maros. Namun saudara ngajak saya ke sini karena peluangnya lebih besar. Akhirnya saya bisa berdagang bakso di sini.”

Bisnis Lokal Ikut Maju

Perdagangan umum menjadi sektor yang cukup diminati. Toko-toko yang menjual aneka kebutuhan masyarakat terlihat stabil bahkan semakin berkembang. Apalagi PT Inco telah membangun pasar yang cukup baik bagi para pedagang ini. Beberapa toko kelontong yang cukup berkembang di antaranya Toko Cewang, Toko Nunukan, Toko Muda, Toko Akbar, dan lain-lain.  Perkembangan perdagangan umum ini salah satunya disebabkan permintaan barang kebutuhan sehari-hari yang meningkat dan beragam. Pemilik Toko Cewang berujar, “Kebutuhan masyarakat terus meningkat. Dan mereka punya uang untuk belanja. Memang perputaran uang sangat besar. Ini sangat positif bagi kami.”  Dengan ribuan karyawan PT Inco dan kontraktor beserta keluarga mereka, Sorowako juga menjadi potensial untuk bisnis boga. Selain itu, masyarakat juga sering menjadikan acara makan di luar rumah sebagai refreshing. “Salah satu alternatif jalan-jalan di Sorowako yah nyari makan bareng teman-teman,” ungkap Syarifuddin, karyawan PT Inco. Tak heran jika kini banyak yang membuka warung makan dan restaurant, seperti warung makanan Padang & Sunda, restoran Chinese food dan makanan nasional seperti Pelangi dan rumah makan lesehan Lembolo yang menyuguhkan makanan khas dan suasana alam yang asri. Perusahaan-perusahaan catering lokal seperti Adhi Maya, Yanti dan Al-Maidah, juga catering nasional Prasmanindo Boga Utama (PBU) juga memanfaatkan permintaan untuk melayani kebutuhan makanan dan minuman dari PT Inco dan perusahaan kontraktor. Beberapa perusahaan catering ini bahkan memiliki kontrak untuk periode tertentu dengan PT Inco.  Sektor jasa juga turut menyemarakkan kegiatan ekonomi di daerah ini. Mulai dari jasa transportasi, penginapan, rumah kontrakan, salon hingga pendidikan. Perjalanan darat dari Sorowako menuju Makassar yang membutuhkan waktu 12 jam menjadi lading bisnis yang menarik bagi 4 (empat) perusahaan transportasi darat yaitu Litha & Co, Mega Mas, New Liman dan Rajawali Trans.  Transportasi dalam kota berupa ojek juga kian berkembang. Angkutan jenis ini sering digunakan sebagai alat transportasi karyawan menuju atau dari stasiun bis, angkutan di sekitar perumahan, ke lokasi wisata Danau Matano, atau untuk ke tempat-tempat public seperti rumah sakit atau pasar. “Tidak ada angkutan kota di Sorowako. Makanya orang-orang memilih naik ojek. Karena itu, saya pun tertarik ngojek,” ujar Andi, tukang ojek di Sorowako. Ratusan warga lokal maupun pendatan telah menjadikan ojek sebagai mata pencaharian utama atau sampingan. Begitu juga dengan usaha penginapan berupa hotel, wisma hingga kontrakan rumah. Penyediaan layanan jasa ini memperlihatkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Hal ini dibenarkan oleh Jufri pemilik Hotel Transisco. “Omset kami selalu meningkat. Tingkat hunian kamar rata-rata 70%. Sebagian besar tamu yang menginap di hotel ini, kalau bukan karyawan PT Inco, yah tamu PT Inco dan kontraktor.” Hal senada juga dituturkan oleh Hamlar, salah satu pemilik kontrakan di Sorowako. “Bisnis rumah kontrakan membutuhkan modal yang tidak terlalu banyak, namun hasilnya kelihatan tiap bulan. Bahkan cenderung meningkat.” Menyediakan jasa dalam sektor pendidikan juga merupakan peluang bisnis yang menjanjikan. Karena itu beberapa tempat kursus bahasa, kursus komputer maupun playgrup kini ada di Sorowako.

Peluang dan Tantangan Usaha

Tentu saja, membuka usaha tak lepas dari tantangan. Itu juga yang dialami para pengusaha Sorowako. “Tantangan usaha di daerah ini adalah lahan yang terbatas,” ujar Hamlar.. “Saya sampai harus berkali-kali survey lokasi mencari tempat strategis untuk membuka warung makan ini,” imbuh pemilik Warung Makan R&B.

“Tempat yang berpindah-pindah, mungkin berpengaruh terhadap pembeli. Namun lama- kelamaan pembeli akan datang juga jika sudah tahu tempat kami yang baru,” ujar Sukiman yang baru saja pindah lokasi berdagang bakso. Sementara pemilik rumah makan Lembololo merasakan bahwa tantangan yang mereka hadapi ialah sulitnya memperoleh modal usaha dari bank. “.”

Namun di balik berbagai tantangan tersebut, peluang mengembangkan bisnis di daerah ini masih terbuka lebar. “Masih banyak yang bisa digarap, seperti pertanian dan perikanan air tawar,” tutur Hamlar. Herman TD mengungkapkan hal berbeda. “Usaha yang potensial dikembangkan salah satunya adalah bengkel. Alasannya, karena di Sorowako banyak kendaraan. Untuk itu, kita bisa buat bengkel yang bagus.” Keberhasilan bisnis para pengusaha ini telah menjadi gambaran bagaimana kehadiran PT Inco berdampak besar bagi kemajuan ekonomi daerah ini. Berawal dari industri pertambangan, semua sektor usaha pun ikut berkembang. Menjadikan Sorowako sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi cukup pesat. Peluang usaha yang ada, kiranya senantiasa dapat meningkatkan kesejahteraan dan roda perekonomian di Sorowako, Luwu Timur dan Sulawesi Selatan.

Sumber : Sorowakoku.wordpress.com

dikutip dari majalah    : KAREBA PT INCO oleh EXRREL

Filed under: Artikel / Info, Sekitar Parepare, , , ,

Apa anda suka ? Beri Komentar..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Video anda di You Tube

Mencari hunian yang tepat atau INGIN JUAL RUMAH ? disini tempatnya …

Rumah dijual

Mau cari atau menjual mobil Anda ? Klik disini… !!!

Mobil bekas

Daftarkan alamat email anda dan dapatkan info / artikel atau iklan terbaru dari kami. Tetap kunjungi kami.

Bergabunglah dengan 43 pengikut lainnya

Label Bacaan

Like Facebook

My Twitter

%d blogger menyukai ini: