Iklan Parepare.com

Weblog Iklan Lokal Jangkauan Global

Dana Nasabah Capai Rp10 Miliar

Sebelum Kabur, Pengelola KSU Keluarkan Sejumlah Mobil

PAREPARE, IP — Aksi dugaan penipuan berkedok usaha simpan-pinjam dengan bunga tinggi (50 persen, red) yang dipraktikkan Pengelola Koperasi Serba Usaha (KSU) Harapan Bersama, mulai terang benderang. Setidaknya, selama tiga bulan beroperasi di Kota Parepare, pengelola KSU menghimpun dana sebanyak Rp10 miliar.

Kasat Reskrim Polresta Parepare, AKP Azka Mappe yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 10 April mengatakan, dana yang dihimpun pengelola KSU Harapan Bersama sebelum pengelolanya kabur antara Rp5-Rp10 miliar. Penuturan Azka itu sebagai hasil penyelidikan sementara dari tiga tersangka yang sudah ditahan.

Sedangkan jumlah nasabah, kata Azka, antara 1.000 hingga 1.500 orang. Tetapi, kata Azka, penyidik belum mengetahui dimana Ketua KSU Harapan Bersama, Mahmud, menyimpan dana nasabah serta aset lain yang dimiliki KSU.

“Mahmud saat ini masih dalam pengejaran. Informasi terakhir, Minggu lalu, Mahmud berada di Makassar,” ujarnya, sembari menambahkan, dirinya belum bisa memastikan kemana Mahmud melarikan diri.

Sementara itu, informasi yang dihimpun FAJAR menyebutkan, dana yang dihimpun pengelola KSU Harapan Bersama mencapai Rp18 miliar. Dana tersebut, tidak disimpan di bank.

Menariknya, sebelum ditetapkan sebagai tersangka dan masuk DPO kepolisian, Mahmud sempat mengeluarkan sejumlah mobil anyar. Mobil tersebut, di antaranya Honda Jazz berwarna merah, Daihatsu Terios berwarna putih dan hitam, Honda CR-V, serta beberapa unit Daihatsu Xenia.

Beredar kabar ketika itu, mobil-mobil anyar tersebut diperuntukkan kepada beberapa oknum pejabat sipil dan militer yang disebut-sebut membekingi praktik KSU Harapan Bersama. Hal itu dikuatkan lagi dengan pengamanan dan pengawalan super ketat terhadap Mahmud. Bahkan beberapa kali terlihat Mahmud dikawal petugas kepolisian saat masih “berjaya”.

Seiring pengejaran yang dilakukan aparat Polresta Parepare terhadap ketua dan sekretaris KSU Harapan Bersama, kembali tersiar kabar keterlibatan sejumlah oknum pejabat. Di antaranya, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM dan sejumlah unsur Muspida TNI-Polri Parepare.

Santer terdengar, Disperindagkop dan UKM yang dikepalai Ambran Ambar telah menanamkan dana sebesar Rp500 juta di KSU yang telah dijarah nasabahnya tersebut. Namun isu tersebut dibantah Ambran Ambar.

Saat dikonfirmasi kemarin, Ambran Ambar mengatakan, banyak hal yang lebih penting diurusnya ketimbang terlibat dengan aktivitas KSU Harapan Bersama yang tidak jelas. Ambran bahkan menantang akan memberi sejumlah uang kepada orang bisa membuktikan kalau dirinya terlibat.

Selain Disperindagkop, turut disebut-sebut pula oknum kepolisian dan TNI. Namun, Kapolresta Parepare AKBP Suprayitno beberapa waktu lalu membantah isu tersebut. Bahkan ia berjanji menindak tegas anggotanya yang terbukti terlibat. Sikap sama juga diperlihatkan Danrem 142/Tatag, Kolonel Inf Lodewyk Pusung. Lodewyk mengaku baru mengetahui keberadaan KSU Harapan Bersama dari media massa. (dni/ars)

http://www.fajar.co.id/read-20120411004344-dana-nasabah-capai-rp10-miliar

Filed under: Artikel / Info, Sekitar Parepare, , ,

Apa anda suka ? Beri Komentar..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Video anda di You Tube

Mencari hunian yang tepat atau INGIN JUAL RUMAH ? disini tempatnya …

Rumah dijual

Mau cari atau menjual mobil Anda ? Klik disini… !!!

Mobil bekas

Daftarkan alamat email anda dan dapatkan info / artikel atau iklan terbaru dari kami. Tetap kunjungi kami.

Bergabunglah dengan 43 pengikut lainnya

Label Bacaan

Like Facebook

My Twitter

%d blogger menyukai ini: